Budidaya ikan chana

 7 Cara Budidaya Ikan Channa Bagi Pemula



 Memiliki usaha dalam bidang yang disukai menjadi mimpi banyak orang, seperti halnya usaha budidaya ikan hias channa yang kini banyak digemari masyarakat luas.

Untuk budidaya ikan channa kurang lebih sama dengan ikan-ikan lainnya.
"Seperti proses perkawinan, pemilihan jantan dan betina yang berkualitas, pastikan memastikan usia ikan cukup dewasa serta proses perjodohan disatukan di dalam aquarium tetapi dalam wadah,”

Budidaya ikan channa cukup menjanjikan sebab modalnya tidak terlalu besar dan perawatannya dibilang cukup mudah selain itu keuntungan yang diperoleh cukup besar.

Di pasaran, ikan channa  terdapat beberapa jenis salah satunya maru yellow centarum ukuran 25 cm-30 cm harganya bisa mencapai Rp5 juta-Rp10 juta per ekor, bahkan ikan air tawar ini tembus di harga Rp 60 juta per ekornya tetapi kembali lagi tergantung kepada kepekatan dan corak warnanya.

Keuntungan lainnya yaitu pakan ikan tergolong hemat, Ikan Cepat panen dan prosesnya mudah dijalankan, hanya saja butuh kesabaran,Peminatnya yang tinggi hingga hasil panen tidak akan merugikan dan Harga ikan yang kian meningkat.

Ada pun Cara budidaya ikan channa sebagai berikut:

1.Persiapan Wadah/ Kolam

Untuk media produksi menjalankan ternak ikan Channa bisa memilih media untuk menampungnya.
Ada tiga jenis kolam yang bisa dipilih, yakni kolam beton, terpal, atau kolam tanah.
Tentu saja masing-masing kolam ini memiliki kelebihan dan kekurangannya yang berbeda. sesuaikan dengan modal yang dimiliki.

2. Pemilihan Indukan (Berkualitas)

Indukan yang dipilih budidaya ikan channa tidak boleh sembarangan. Harus memilih indukan yang berkualitas.
Adapun kriteria standar indukan yang bagus adalah sehat, aktif , sudah matang gonad, Bobot induk sesuai dengan persyaratan, responsive terhadap pakan dan Bebas hama penyakit.

3. Proses Pemijahan

Proses yang selanjutnya adalah proses pemijahan. Indukan ditempatkan dalam suatu kolam berukuran tidak terlalu sempit Ukuran minimal kolam biasanya sekitar 8 x 5 x 3 meter, dengan tinggi air sekitar 60 cm, dan air pun mengalir. Gunaya agar indukan nyaman dalam masah pemijahan.

4. Penetasan Telur

Setelah proses pemijahan, telur diambil menggunakan  sekupnet  halus,  dan  telur siap ditetaskan sebaiknya diawasi dipindahkan pada akuarium bening berukuran sekitar 70 x 50 x 50 cm dengan ketinggian air kira-kira 50 cm dan suhu air normal pada 20 sampai 23 derajat Celsius. Berikan jarak pada setiam kumpulan telur ikan channa sekitar 5 sampai 6 butir per centimeter persegi. Telur-telur ini akan menetas setelah 24 jam dimasukan ke dalam akuarium.Beri makan larva ikan channa setelah 2 hari menetas sebanyak 3 kali sehari

5. Penebaran Benih Ikan

Setelah mendapatkan benih dari pihak pembibitan atau dari tangkapan, lakukan aklimatisasi terlebih dahulu. Ini bertujuan agar benih tidak stress ketika ditaruh dikolam. 
 meletakkan benih yang masih terdapat didalam plastik kedalam kolam. biarkan selama beberapa waktu, agar suhu air didalam plastik sama dengan suhu air didalam kolam.

Lepaskan ikatan plastik secara perlahan, lalu biarkan ikan didalam plastik keluar ke kolam. Setelah benih ikan sudah masuk kedalam kolam, ambil plastik kemasan benih dan buang.

Itu adalah cara terbar benih ikan channa ke kolam terpal, kolam tanah, kolam beton dan lainnya. Setelah proses penebaran benih, selanjutnya dulur hanya perlu melakukan perawatan.

6. Memberikan Pakan Ikan Channa Secara Rutin

Langkah berikutnya yang amat penting bagi tumbuh kembang ikan adalah dengan memberi pakan. Pemberian pakan perlu dilakukan secara rutin. Sebab, nutrisi ikan berasal dari pakan yang diberikan.

Anda bisa menyiapkan pakan berupa pelet, anakan rayap, atau daging ampasan yang ada di dapur. Untuk pakan, Anda juga bisa membuatnya sendiri dengan mencampurkan beberapa bahan, seperti ampas tahu, jagung, bekatul, dan ikan teri.

7. Proses Panen Ikan Channa

Dari proses yang lumayan panjang di atas, akhirnya kita sampai pada tahan budidaya ikan channa yang terakhir, yaitu panen!

Proses ini adalah langkah yang ditunggu-tunggu karena hasil jerih payah kamu selama 6 bulan akan terbayarkan.

Ikan channa merupakan salah satu ikan yang tingkat permintaan di pasarnya sangat tinggi karena banyak hal.

Salah satu di antaranya adalah berupa iakn hias, corak warna yang berpariatif.
Ketika proses panen telah tiba, ikan-ikan yang sudah dikembalikan ke dalam kolam harus dipisahkan berdasarkan ukuran.

Proses ini harus dilakukan setelah panen kedua dan ketiga, dimana jumlah ikan besar dan kecil akan tercampur pada kolam dan semakin bertambah.

Nah, itulah beberapa hal terkait ikan channa yang bisa Anda jadikan bekal untuk memulai budi daya. Dan jangan lupa baca artikel kita yang lainnya ya.

Komentar